Pengenalan Git
Sebelum pakai GitHub, kita perlu kenal dulu dengan Git. Banyak yang salah paham dan mengira Git dan GitHub itu sama. Singkatnya, Git itu alatnya, GitHub itu tempat menyimpannya di internet.
Halaman ini akan bantu kamu memahami apa itu Git, kenapa kita pakai Git, dan cara instal Git di Windows.
Apa Itu Git?
Git adalah version control system. Artinya, Git membantu kamu melacak perubahan pada kode. Saat kamu menambah, menghapus, atau memperbaiki kode, Git bisa menyimpan catatan perubahan tersebut.
Dengan Git, kamu bisa:
- Menyimpan versi kode dari waktu ke waktu
- Kembali ke versi sebelumnya jika ada error
- Bekerja dengan banyak orang dalam satu project tanpa berebut file
- Mencoba fitur baru di branch terpisah tanpa merusak kode utama
Git tidak bergantung pada internet. Kamu bisa pakai Git di laptop tanpa koneksi. GitHub hanya menjadi tempat menyimpan hasilnya secara online.
Kenapa Kita Pakai Git
1. Kontrol Versi
Kamu bisa menyimpan perkembangan project seperti checkpoint. Setiap perubahan disimpan lewat commit, lengkap dengan pesan penjelasan.
2. Tidak Takut Salah
Kalau salah edit dan bikin bug, kamu bisa kembali ke versi sebelumnya kapan saja.
3. Bekerja dalam Tim
Git memudahkan kolaborasi. Setiap orang bisa bekerja di branch masing-masing tanpa mengganggu branch utama.
4. Rapi dan Terstruktur
Dengan commit dan branch, kamu bisa lihat alur perkembangan project dengan jelas: fitur apa dibuat, siapa mengubah apa, dan kapan dilakukan.
Istilah Dasar dalam Git
| Istilah | Penjelasan |
|---|---|
| Repository (Repo) | Folder project yang dikelola dengan Git |
| Commit | Menyimpan perubahan dengan pesan penjelasan |
| Add | Memilih perubahan mana yang akan masuk commit |
| Branch | Cabang pengembangan untuk fitur atau eksperimen |
| Merge | Menggabungkan branch ke branch lain |
| Remote | Versi repo yang ada di server (misalnya GitHub) |
| Push | Mengirim commit dari laptop ke GitHub |
| Pull | Mengambil commit terbaru dari GitHub ke laptop |
Cara Kerja Git Secara Singkat
Alur dasarnya seperti ini:
- Buat repo dan mulai tracking dengan Git (
git init) - Ubah atau tambah file
- Pilih file yang mau disimpan (
git add) - Simpan perubahan dengan commit (
git commit) - Kirim ke GitHub atau remote lain (
git push)
Kalau ada perubahan dari teman, kamu ambil dulu (git pull) sebelum lanjut ngoding.
Cara Instal Git di Windows
1. Download Git
- Buka https://git-scm.com/downloads
- Pilih Windows dan download instalernya
2. Jalankan Installer
Saat instal, ada beberapa pilihan. Untuk pemula, cukup klik Next terus sampai selesai. Tapi berikut beberapa pilihan yang aman:
- Select Components: biarkan default
- Editor: kalau belum punya preferensi, pilih "Use Visual Studio Code as Git's default editor"
- Adjusting your PATH: pilih "Git from the command line and also from 3rd-party software"
- Configuring line endings: pilih "Checkout Windows-style, commit Unix-style line endings"
Setelah selesai, klik Install lalu Finish.
3. Cek Instalasi
Buka Terminal (Command Prompt atau PowerShell), lalu ketik:
git --version
Kalau muncul versi Git, artinya sudah terinstal.
4. Konfigurasi Awal Git
Supaya Git mencatat nama kamu di setiap commit, jalankan:
git config --global user.name "Nama Kamu"
git config --global user.email "email@example.com"
Gunakan email yang sama dengan akun GitHub kalau kamu akan sinkron dengan GitHub.
Pertama Kali Pakai Git
Coba langkah sederhana ini:
mkdir coba-git
cd coba-git
git init
echo "Hello Git" > hello.txt
git add hello.txt
git commit -m "Commit pertama: tambah hello.txt"
Sekarang kamu sudah membuat repo, menambah file, dan menyimpan commit pertama.